Ruang Lingkup Pembelajaran Inkuiri (pertemuan 10)

Dec 03,2019
Pembelajaran dengan metode inkuiri menempatkan siswa sebagai subjek belajar, sehingga siswa tidak hanya dituntut untuk menguasai materi pelajaran saja, tetapi juga cara mereka dalam menggunakan potensi yang dimilikinya untuk menyelidiki sesuatu. Penerapan metode inkuiri akan menghasilkan peserta didik yang mampu memecahkan masalah dan membangun hipotesis tentatif yang akan dijawab dengan hasil penelitian mereka (Yamin, 2013: 73).
Melalui meode inkuiri siswa diarahkan untuk mengembangkan kemampuannya dalam membangun pengetahuan yang bermula dari observasi, bertanya, investigasi, analisis, kemudian membangun teori atau konsep.
Tugas guru adalah memilih masalah yang perlu disampaikan di kelas untuk dipecahkan dan menyediakan sumber belajar bagi siswa untuk memecahkan masalah, dalam hal ini peran guru dalam pembelajaran adalah sebagai pembimbing dan fasilitator (Hamiyah & Jauhar, 2014: 189).

Ciri-ciri metode inkuiri yaitu:
a. Metode inkuiri menekankan kepada aktivitas siswa secara maksimal untuk mencari dan menemukan. Artinya metode inkuiri menempatkan siswa sebagai subjek belajar, jadi siswa tidak hanya berperan sebagai penerima pelajaran melalui penjelasan guru secara verbal, tetapi mereka berperan sendiriuntuk menemukan inti dari materi pelajaran itu sendiri.

b. Seluruh aktivitas yang dilakukan siswa diarahkan untuk mencari dan menemukan jawab sendiri dari suatu yang dipertanyakan sehingga diharapkan dapat menumbuhkan sikap rasa percaya diri.

c. Tujuan dari penggunaan metode inkuiri adalah mengembangkan berpikir secara sistematis, logis, dan kritis, atau mengembangkan kemampuan intelektual sebagai bagian dari proses mental. Menindaklanjuti beberapa pendapat yang telah dikemukakan para ahli, maka peneliti menyimpulkan bahwa metode inkuiri adalah salah satu cara mengajar dengan rangkaian kegiatan belajar yang menempatkan siswa sebagai subjek pembelajaran sehingga melibatkan siswa secara aktif untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu permasalahan melalui investigasi.

Kelebihan dan Kekurangan Metode Inkuiri


Hosnan (2014: 344) mengungkapkan beberapa kelebihan metode inkuiri yaitu sebagai berikut :
a. Pembelajaran inkuiri menekankan kepada pengembangan aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan secara seimbang.

b. Pembelajaran inkuiri dapat memberikan ruang bagi siswa untuk belajar sesuai dengan gaya belajar mereka.

c. Pembelajaran ini dapat melayani siswa yang memiliki kemampuan diatas rata-rata.

d. Inkuiri merupakan metode yang dianggap paling sesuai dengan perkembangan psikologi belajar modern yang menganggap belajar adalah proses perubahan tingkah laku berkat adanya pengalaman
Metode inkuiri juga memiliki kekurangan seperti yang diungkapkan Sanjaya (2006: 208-209) yaitu sebagai berikut :
a. Pembelajaran inkuiri sulit dalam merencanakan pembelajaran karena terbentur dengan kebiasaan siswa dalam belajar.

b. Kriteria keberhasilan belajar ditentukan oleh kemampuan siswa dalam menguasai materi pelajaran.

c. Sulit mengontrol kegiatan dan keberhasilan siswa.

d. Memerlukan waktu yang panjang sehingga guru sulit menyesuaikan dengan waktu yang telah ditentukan.
Gulo (2004: 86-87) menjelaskan peranan utama guru dalam menciptakan kondisi pembelajaran inkuiri yaitu sebagai berikut.

a. Motivator, memberikan rangsangan agar siswa aktif dan gairah dalam berpikir.
b. Fasilitator, yang menunjukkan jalan keluar jika ada hambatan dalam proses berpikir siswa.

c. Penanya, untuk menyadarkan siswa dari kekeliruan yang mereka perbuat dan memberikan keyakinan pada diri sendiri.

d. Administrator, yang bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan di dalam kelas.
e. Pengarah, yang memimpin arus kegiatan berpikir siswa pada tujuan yang diharapkan.

f. Manajer, yang mengelola sumber belajar, waktu, dan organisasi kelas.

g. Rewarder, yang memberikan penghargaan pada prestasi yang dicapai dalam rangka peningkatan semangat heuristik pada siswa.